3 Jenis Kartu RFID yang Wajib Kamu Pahami!26 Sep 2023 02:05:01
Kartu RFID telah menjadi hal yang umum digunakan di berbagai tempat. Kartu ini seringkali berbentuk kartu elektronik (E-money), kartu karyawan, tiket transportasi umum, dan lain-lain. Banyak dari kita mungkin menggunakan teknologi ini tanpa menyadarinya, bahkan mungkin setiap hari.
Kartu RFID adalah kartu yang dilengkapi dengan label atau tag RFID. RFID adalah singkatan dari Radio Frequency Identification, sebuah teknologi untuk mengidentifikasi informasi menggunakan gelombang radio atau elektromagnetik.
Meskipun sama-sama menggunakan teknologi gelombang radio, kartu RFID yang beredar tidak sama satu sama lain. Kartu ini dapat dibagi dalam beberapa jenis, yang dibedakan berdasarkan pabrikan, frekuensi radio, dan form factor.
Berdasarkan Pabrikan
Berdasarkan pabrikan, kartu RFID dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
Mifare
Mifare adalah serangkaian chip sirkuit terintegrasi yang digunakan dalam kartu pintar nirkontak dan kartu proximity. Merek ini menyertakan solusi eksklusif berdasarkan berbagai tingkat standar kartu cerdas nirkontak ISO/IEC 14443 Tipe A 13,56 MHz.
Mifare diproduksi oleh NXP Semiconductors, dan ini adalah salah satu sistem RFID yang banyak digunakan di seluruh dunia. Di Indonesia, kita sering menemukan teknologi Mifare dalam kartu uang elektronik seperti e-Money. Selain itu, teknologi Mifare juga digunakan dalam kartu akses untuk karyawan di kantor-kantor.
Ada berbagai jenis Mifare yang beredar. Beberapa jenis yang paling umum digunakan termasuk MIFARE Classic, MIFARE Plus, MIFARE Ultralight, dan MIFARE DESFire.
FeliCa
FeliCa adalah sistem kartu buatan Sony dari Jepang yang sering digunakan pada kartu uang elektronik. Nama FeliCa adalah singkatan dari Felicity Card, dan pertama kali digunakan pada kartu Octopus di Hong Kong.
Di Indonesia, FeliCa sekarang digunakan pada berbagai jenis kartu tiket untuk transportasi umum seperti Kartu Multi Trip (KAI Commuter) dan Kartu Jelajah (MRT Jakarta).
FeliCa menggunakan gelombang radio pada frekuensi 13,56 MHz dan dapat mengirimkan data dengan kecepatan hingga 212 kbit per detik. Kartu ini perlu didekatkan ke pembaca dengan jarak maksimal 10 sentimeter.
HID
HID Card adalah kartu RFID yang dibuat oleh HID Global. Kartu ini menggunakan teknologi RFID 125 kHz, yang sangat umum digunakan. Di Indonesia, kartu RFID HID sering digunakan dalam kartu akses karyawan.
HID Card ada dalam berbagai jenis, seperti HID Proximity, HID Mifare, HID Indala, HID iClass, HID iClass SE, HID iClass SEOS, HID Multiclass, dan HID Corporate 1000.
Frekuensi Radio
Berdasarkan frekuensi radio yang digunakan, kartu RFID dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
Kartu RFID frekuensi rendah (LF)
Kartu ini beroperasi pada frekuensi 30 kHz hingga 300 kHz. Kartu ini memiliki jarak baca yang relatif pendek, yaitu sekitar 0,5 meter. Kartu LF sering digunakan untuk aplikasi seperti kontrol akses, manajemen inventaris, dan sistem pembayaran.
Contoh RFID LF yang ada di pasaran: EM Prox, HID Prox, HID Indala.
Kartu RFID frekuensi tinggi (HF)
Kartu ini beroperasi pada frekuensi 3 MHz hingga 30 MHz. Kartu ini memiliki jarak baca yang lebih lama daripada kartu LF, yaitu sekitar 1 meter. Kartu HF sering digunakan untuk aplikasi seperti manajemen perpustakaan, manajemen transportasi, dan sistem tiket.
Contoh RFID HF yang ada di pasaran: Mifare, HID iClass, FeliCa.
Kartu RFID frekuensi ultra tinggi (UHF)
Kartu ini beroperasi pada frekuensi 860 MHz hingga 960 MHz. Kartu ini memiliki jarak baca yang paling lama, yaitu sekitar 10 meter. Kartu UHF sering digunakan untuk aplikasi seperti pelacakan hewan, manajemen logistik, dan sistem parkir.
Contoh RFID UHF yang ada di pasaran: Long Range Tag/Card.
Berdasarkan Form Factor
Thick Card (Clamshell)
Kartu RFID tebal memiliki ketebalan sekitar 3 milimeter. Kartu RFID tebal biasanya terbuat dari bahan PVC atau ABS. Kartu RFID tebal biasanya digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan kartu yang tahan lama, seperti: kartu akses dan kartu karyawan.
Thin Card
Kartu RFID tipis adalah kartu RFID yang memiliki ketebalan 0,8 mm. Kartu ini biasanya terbuat dari bahan polikarbonat. Kartu RFID tipis biasanya digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan kartu yang lebih kecil dan lebih terjangkau, seperti: kartu akses, kartu karyawan, kartu identitas, atau kartu uang elektronik.
Tag
Tag RFID adalah perangkat elektronik kecil yang terdiri dari chip dan antena. Chip RFID menyimpan informasi yang dapat diidentifikasi, seperti nomor seri, data produk, atau informasi lainnya. Antena RFID digunakan untuk mengirimkan dan menerima sinyal radio dari pembaca RFID.
Nah, demikian penjelasan tentang jenis-jenis kartu RFID.
Yuk, sebarkan informasi ini kepada teman-teman agar kita semua selalu up-to-date dengan perkembangan teknologi sistem keamanan ini. Semoga bermanfaat!
Lumbatech menyediakan sistem keamanan seperti CCTV, smart door lock, barrier gate, pos parkir, dan custom software sistem keamanan. Lumbatech berusaha menjadi mitra yang dapat diandalkan dan terpercaya
Hubungi 0811881901 untuk info lebih lanjut.